Sebuah Pilihan!

Dear my friends…

Hidup itu sebuah pilihan, dimana kita tak bisa memaksakan sebuah kehendak. Dan perlu digarisbawahi…tidak selamanya apa yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan. Pun bila hal itu terjadi pada kita, kita harus berbesar hati untuk menerimanya karena memang mungkin itulah yang terbaik yang telah Tuhan berikan untuk kita. Percayalah Tuhan telah merencanakan segala yang terbaik bagi umat-Nya.

Yes i know, untuk memiliki sebuah kebesaran hati itu memang sulit, secara teori memang mudah. Tapi dengan penuh keyakinan sepahit apapun itu akan bisa kita lewati. Disaat kita sedang menghadapi masalah, dari yang paling ringan sampai yang terberat, disanalah Tuhan sedang menguji kita, apakah kita sanggup untuk melewatinya???

Kalaupun kita terpaksa untuk memilih sebuah pilihan yang tidak kita sukai diantara pilihan yang kita inginkan, ambil hikmahnya saja dan percaya di depan suatu saat nanti ada kebahagiaan lain yang lebih dari kali ini menanti kita. Hal ini akan mendewasakan kita.

Sering jadi pertanyaan : Apakah boleh kita memaksakan sebuah kehendak?
Segala sesuatu yang dipaksakan itu tidak akan maksimal hasilnya. Belum tentu orang yang kita paksakan kehendaknya itu senang atau menerima begitu saja. Siapa tahu nantinya akan berbuah rasa sakit yang teramat dalam bahkan mungkin dendam. Iya bukan? Nah sekarang gimana caranya supaya kita bisa menerima keadaan ini dengan lapang dada.

Terkadang kita sering menyalahkan keadaan, diri kita sendiri dan dia (red : yang berbuat kesalahan). Cukup! Saatnya interospeksi diri. Tidak ada salahnya menyalahkan siapapun dan apapun juga, tapi cukup ambil hikmahnya saja, jangan sampai kelak kita masuk kedalam lubang yang sama. Dan kita jangan sampai hanya mementingkan kepentingan dan kebahagiaan kita sendiri, dengan kata lain kita rela melakukan apapun asal keinginan kita itu terpenuhi. Ingat teman…segala yang dipaksakan itu tidak akan maksimal hasilnya.

Peace ach … !!! ;)

One Response to “Sebuah Pilihan!”

  1. ara Says:

    yach..tentunya juga apa yang kita katakan musti sesuai ma apa yang kita perbuat.bukan begitu???biar afdol.dan apa yang kita miliki mesti kita sukuri tanpa harus lebih dan dilebih2 kan.karna sesuatu yang dipaksakan moal sae hasilna..sanes kitu???

Leave a Reply